Jumat, 03 April 2009

dukamu, duka kita semua.

Ibuuu...!

Ayahhh..!

Kalian di mana.?

Dekapan hangat ini, bukan dekapan hangat ibuku.!

Tawa berat itu, bukan tawa berat ayahku.!

Tawa canda itu, bukan tawa canda adikku.!

Keluargaaa kuu..!

Di mana kalian.?

Di mana aku.?

Di mana rumahku.?

Di mana kehidupan kecilku.?

Air telah membawa pergi semua.

Semua harta bendaku

Semua kebahagiaanku

semua sumber kehidupanku.!

Air dari atas sana menyapu habis rumah dan hidupku.!

Keluargaku, telah tiada.

Raga mereka telah membusuk perlahan

Tetapi jiwa mereka, masih hidup dan melekat padaku.

Aku masih HIDUP.!

Aku masih BERNAFAS.!

dan selama jantung ini berdegup, begitu pula jiwa mereka.

selama aku masih bernafas, begitu pula mereka.

aku harus bangun dan berdiri.!

memulai semua, memperbaiki semua.

dan aku tidak sendiri.

bencana alam di situ gintung merupakan bencana yang tidak pernah diduga sebelumnya. dari bencana itu, dapat kita lihat betapa kecilnya kita, manusia di tengah alam raya ini. bencana itu meninggalkan luka yang amat pedih dan trauma yang amat sangat. tapi, bagi semua korban situ gintung, kalian tidak pernah sendiri. masih banyak yang mau membantu kalian untuk berdiri dan bangkit lagi. asalkan semangat tidak pernah hilang dari diri kalian.

KALIAN TIDAK SENDIRI.! duka kalian, duka kami semua.

Tidak ada komentar: